Latar Belakang Program Studi S1 Fisioterapi STIKes Sumber Waras

Perkembangan layanan kesehatan dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pemulihan fungsi gerak mendorong STIKes Sumber Waras untuk menghadirkan pendidikan fisioterapi yang berkualitas. Meningkatnya angka penyakit tidak menular, cedera olahraga, gangguan gerak, serta tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya rehabilitasi menjadikan fisioterapi sebagai profesi yang sangat dibutuhkan di berbagai layanan kesehatan.

Sebagai institusi yang berkomitmen mencetak tenaga kesehatan profesional dan berintegritas, STIKes Sumber Waras membuka Program Studi Sarjana Fisioterapi untuk menjawab kebutuhan tenaga fisioterapis yang kompeten, humanis, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Kurikulum dirancang berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta berorientasi pada praktik berbasis bukti (evidence-based practice), sehingga lulusan mampu berperan di berbagai bidang—klinis, komunitas, industri, olahraga, pendidikan, dan riset.

 

Sejarah Pendirian Program Studi S1 Fisioterapi

Pendirian Program Studi S1 Fisioterapi berawal dari komitmen STIKes Sumber Waras untuk mengembangkan layanan pendidikan kesehatan secara komprehensif. Pada tahun 2025, STIKes Sumber Waras mengajukan proposal pembukaan Prodi Fisioterapi kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Setelah melalui proses penilaian kelayakan kurikulum, sarana-prasarana, dan rencana pengembangan SDM, izin penyelenggaraan Program Studi S1 Fisioterapi resmi diterbitkan pada tahun 2025.

Dengan terbitnya izin tersebut, Program Studi S1 Fisioterapi resmi menjadi bagian dari STIKes Sumber Waras dan mulai membuka penerimaan mahasiswa baru. Prodi ini terus berkomitmen mengembangkan kurikulum modern, laboratorium keterampilan fisioterapi, serta lingkungan belajar yang kondusif untuk menghasilkan fisioterapis profesional yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

.